=======================================
Poppy Mercury (1992) Surat Undangan
01. Surat Undangan (Sendiri Lagi) .mp3
02. Cinta Tak Mengenal Kasta .mp3
03. Tabir Cinta .mp3
04. Cinta Yang Kandas .mp3
05. Haruskah .mp3
06. Haruskah Aku Sesali .mp3
07. Bosan .mp3
08. Misteri .mp3
09. Kekalutan .mp3
10. Cinta .mp3
11. Keangkuhan .mp3
=======================================
Download Full Album [click here]
=======================================
=======================================
01. =Surat Undangan (Sendiri Lagi)=
Tak pernah kubayangkan ... begini jadinya
Suratku engkau balas dengan undangan
Kalau memang tak mau.. baiknya kau katakan
Agar ku tak berharap cinta darimu
Ku rela sudah.. begini jadinya.. cintaku padamu
Surat undanganmu.. pernikahan itu
Ku genggam erat di tanganku
Hanya do'a restu yang kupersembahkan
Semoga engkau bahagia
Sendiri lagi.. seperti dahulu
Tanpa dirimu.. di sisihku
Tetes air mataku.. hatiku pedih
Membasahi undangan.. pernikahanmu
Surat undanganmu.. pernikahan itu
Ku genggam erat di tanganku
Hanya do'a restu yang kupersembahkan
Semoga engkau bahagia
Sendiri lagi.. seperti dahulu
Tanpa dirimu.. di sisihku
Sendiri lagi.. seperti dahulu
Tanpa dirimu.. di sisihku
=======================================
02. =Cinta Tak Mengenal Kasta=
Cinta bak intan permata
Tak pudar di telan masa
Hadir dari pancaran mata
Dan melekat di lubuk jiwa
Walau di jalan berbeda
Namun satu dalam rasa
Hitam pekat berlumur dosa
Dalam dunia bergelimang noda
Walau kau terhina
Di mata mereka
Namun takkan sirna
Tak tergoyah
Karena cinta tak kenal kasta
Dimanapun kau paling berharga
Suci dan hina bagiku sama
Memanglah cinta milik sesama
Kaya miskin tiada berbeda
Istana cinta menanti kita
Walau di jalan berbeda
Namun satu dalam rasa
Hitam pekat berlumur dosa
Dalam dunia bergelimang noda
Karena cinta tak kenal kasta
Dimanapun kau paling berharga
Suci dan hina bagiku sama
Memanglah cinta milik sesama
Kaya miskin tiada berbeda
Istana cinta menanti kita
Istana cinta menanti kita
=======================================
03. =Tabir Cinta=
Bunga cinta yang pernah engkau tanam
Dihati ini tak pernah kau siram
Kini telah mekar, tanpa tangkai
Bagaikan perahu, terlepas di pantai
Tiada arah terbawa gelombang
Seperti cintamu.. hoooo.. hoooo..
Gelap terasa dihati ini
Menyalakan ai lilin kecil
Sanggupkah terangi relung hati
Ingin ku bertanya kepada sinarnya
Sampai kapankan harus begini
Aku jenuh semua ini aku lelah cintaku ini
Kau buat diriku kini tersiksa
Aku yang kecewa
Katakanlah katakan seadanya..
Cinta tak mungkin hanya dengan kata
Katakanlah katakan sejujurnya
Biar kutahu apa yang kumau
Katakanlah katakan seadanya..
Agar dapat terungkap tabir cinta
Walau cinta dimata nanti akan berakhir
Aku rela.. aku rela..
=======================================
04. =Cinta Yang Kandas=
Jaga dermaga, didalam lubuk hatimu
Untuk melabuhkan cinta kasihku
Telah sekian lama kuarungi hidup ini
Namun belum ku temukan cintaku...
Sejak engkau hadir dikesunyian hatiku
Kini ku temukan cinta yang hilang
Namun semua itu tak mampu tuk bertahan
Dan akhirnya engkau pergi lagi.. ho..oo..
Kemana...
Kemana harus ku bawa
Sekeping hati yang telah terluka
Setelah ku gagal dan gagal lagi
Harus kemana...
Kemana
Kulabuhkan cinta ini
Tempat ku sandarkan semua mimpi
Kini ku tak tahu harus kemana
Kemana lagi...
Entah kemana...
=======================================
05. =Haruskah=
Disaat gelisah hatiku
Ku melangkah jalan sendiri
Kucari bayangmu, kekasihku
Kemanakah...
Kutanyakan pada rembulan
Kutanya pada bintang-bintang
Pada angin lalu, pada gelapnya malam
Tiada jawabnya...
Haruskah aku selami laut yang dalam
Haruskah aku menembus hutan rimba
Untuk kita dapat bertemu..
Haruskah aku melintas langit biru
Haruskah aku menembus awan hitam
Untuk kita dapat bercumbu...
Kini kupasrahkan padanya
Tentang cinta kita berdua
Mungkin seharusnya berakhir disini
Ku tak tahu...
=======================================
06. =Haruskah Aku Sesali=
Tak pernah sekalipun aku minta
Untuk di lahirkan ke dunia
Namun mengapa aku hadir disini
Hanya berteman sejuta duka
Ibu yang melahirkan telah tiada
Ayahpun pergi entah kemana
Kini hidupku hanya seorang diri
Tiada lagi tempat mengadu
Ingin rasanya aku mati bila tak ingat dosa
Tak akan pernah kembali ke dunia ini
Haruskah aku sesali
Kehadiranku di dunia ini.. hoo ...
Dan harus aku berlari
Dari kenyataan hidupku ini
Sementara mereka tak mau perduli
Sementara mereka tak mau perduli
Ingin rasanya aku mati bila tak ingat dosa
Tak akan pernah kembali ke dunia ini
Haruskah aku sesali
Kehadiranku di dunia ini.. hoo ...
Dan harus aku berlari
Dari kenyataan hidupku ini
Sementara mereka tak mau perduli
Sementara mereka tak mau perduli
=======================================
07. =Bosan=
Sejak mula pertama kucoba selalu mengalah
S’lalu ada problema menghadapimu, tingkah lakumu
Sehari engkau disisiku, seminggu kau menghilang
Tiap kali kutanya engkau hanya cuek, cuek-cuek saja
Kau anggap apa diriku ini
Seakan patung yang tak bernyawa
Terus terang ku tak sanggup lagi
Lupakan dan bubarkan semua
Pergilah pergi, kau pergi biar kusendiri
Tak ada guna lagi kau kembali tak akan kusesali
Kan kujalani hidup tanpa dirimu lagi
Biarkanlah kan kucoba tuk menghadapi kenyataan ini…
=======================================
08. =Misteri=
Di keramaian ini ku berdiri sendiri
Merenungkan nasibku yang sungguh malang ini
Kerasnya kehidupan kota
Membuat hidupku tak menentu...
Awan mendung kelabu yang menggantung di langit
Seakan jadi saksi suramnya hidup ini
Kakiku berat tuk melangkah, mencari kehidupan baru
Merubah nasibku yang malang ini...
Gedung-gedung yang menjulang tinggi, hilir mudiknya ribuan manusia
Tak memandang ke arah diriku ho..
Begitu kerasnya hidup di kota, persaingan yang semakin menajam
Membuatku semakin terpencil di tengah-tengah kehidupan kota,
Sungguh kerasnya kehidupan kota...
=======================================
09. =Kekalutan=
Lelah, aku melangkah
Menyusuri liku kehidupan ini
Mencari sinar kedamaian
Berhiaskan glamor fatamorgana
Kini, masih kususuri
Menyusuri khayal yang tak pasti
Dalam kekalutan ku berjalan
Menghabiskan sisa hidupku
Dimana keadilanMu ya Tuhan
Hingga ku tercapai jauh
Dari kekalutan iman
Dimana ku cari kedamaian
Batinku terus menjerit
Sisa dari luka kepahitan,
Ku berjalan...
Lelah, aku melangkah
Mencari damai untuk harapan
Jenuh aku temui
Dan ku terbuang jauh di pantai selatan
Dan ku terbuang jauh di pantai selatan...
=======================================
10. =Cinta=
=======================================
11. =Keangkuhan=
Bila kita renungkan kehidupan ini
Kita semua sama di mata Yang Kuasa
Tiada yang rendah dan tinggi...
Tapi ulah manusia merubah semua
Warna-warni dunia membutakan mata
Hatinya lupakan segala pesan penciptanya...
Lihatlah disekitar kita
Keangkuhan lebih banyak bicara
Manusia hanya saling berlomba
Untuk mencapai semua maksudnya...
Marilah kita ingat kembali
Di dunia hanya untuk sementara
Janganlah kita saling membenci
Ciptakan rasa cinta kasih sesama
Diantara kita...
Marilah kita ingat kembali
Di dunia hanya untuk sementara
Janganlah kita saling membenci
Akirnya akan kita tinggalkan semua
Kehidupan dunia...
=======================================

0 komentar:
Posting Komentar