=======================================
Nike Ardilla (1993) Biarlah Aku Mengalah
01. Biarlah Aku Mengalah .mp3
02. Duka Pasti Berlalu .mp3
03. Dalam Biru Hatiku .mp3
04. Surat Terakhir .mp3
05. Kemelut Cinta .mp3
06. Bila Cinta Mulai Bersemi .mp3
07. Demi Dia .mp3
08. Di Dalam Sunyi .mp3
09. Semestinya .mp3
10. Cinta Putih .mp3
=======================================
Download Full Album [click here]
=======================================
=======================================
01. =Biarlah Aku Mengalah=
Siang itu surya membelai bumi
Ku terima sebuah undangan
Ku buka dan ku baca
Sampul berwarna merah
Ada namamu
Berlinang air mata
Ku relakan melepas dirimu
Walau sakit aku harus terima
Mungkin sudah nasib
Aku gadis yang malang
Di tinggal kekasih
Kini sendiri lagi
Ku harap kau bahagai
Dengan gadis pilihan orangtuamu
Biarlah ku mengalah
Demi keutuhan engkau dengan dia
Walau hati ini luka
Sendiri lagi sendiri lagi
Tanpa dirimu di sisiku
Sendiri lagi sendiri lagi
Ku coba untuk melupakanmu
Sudah suratan harus begini
Oh Tuhan tabahkanlah hati ini
=======================================
02. =Duka Pasti Berlalu=
Lama ku berjalan
Banyak yang ku lihat
Saat mampu ku menilai
Cinta yang hadir memberi arti
Ku hapuskan dendam
Karna luka cinta
Salahkah diriku bila
Mencoba tuk memulai lagi
Duka pasti berlalu itulah harapanku
Seperti kemarau yang terhapus hujan di malam dingin
Jadi ketegaran
Keyakinanku ini bagai tekatnya hati nelayan
Yang mengarungi obak biru di tengah lautan cinta kita
=======================================
03. =Dalam Biru Hatiku=
Di biru kaki langit
Ingin ku simpan luka hatiku
Karna tangisku tak cukup
Tuk membasuh sebuah kebencian hatiku padamu
Kau bawa rembulanku
Padamkan mentariku
Tinggalkan gelap untukku
Dan kau bakar semua anganku
Semua mimpiku
Kau bakar jiwa ragaku
Musnah menjadi debu
Di biru kaki langit
Masih terpaku untuk percikku
Karna cinta dan amarah
Mungkin hanya setipis kabut pagi
Sebatas dini hari
Di bawah rembulan
Ku padamkan mentariku
Tinggalkan gelap untukku
Namun ku tahu sebesar apapun
Marah dan benciku
Yang pasti ku merindukanmu
Di dalam biru hatiku
=======================================
04. =Surat Terakhir=
Telah berulang kali aku baca suratmu kekasih
Ku menyesali ku jadi benci namun semua telah terjadi
Aku tak percaya kau putuskan cinta
Ku sadari semua memang salahku
Kekasihku
Aku tak tau pasti bila saja sendiri tanpamu
Maafkan daku yang dulu selalu ingin menangnya sendiri
Aku yang meminta memutuskan cinta
Ku rasakan akibatnya
Surat cintamu datang terakhir kali
Tak sanggup membaca isi suratmu
Surat biru ini jadi memori
Saksi cinta kita untuk terakhir kalinya
=======================================
05. =Kemelut Cinta=
Adakalanya aku teringat akan kemelut cintaku
Rasanya belum lama ku merasakan hidup bersamamu
Sekarang yang ku rasa sepi mencekam jiwa
Di rejam duka
Angin lembut bertiup seakan membawa baur rambutmu
Jendela yang ku tutup belum ku buka sejak saat itu
Rumah kita yang dulu kini jadi berdebu
Usang dan menjadi penuh rumput perdu
Kini aku hidup di kota
Hidup dengan segala cara
Dan ternyata Tuhan tau
Tunjukkan jalanku
Walau jiwa porak poranda
Aku tak berhenti berdoa
Semoga kamu di sana
Selalu ingat kepadanya
Lupakan yang dahulu
Tak perlu ingat aku
Lupakan yang dulu
=======================================
06. =Bila Cinta Mulai Bersemi=
Kemanakah ku cari
Saat cinta mulai mekar bersemi
Haruskah ku tahu asam garam
Awal dari sebuah cinta
Bukan hanya mimpi
Jadi khayalan di dalam hidupku
Di ujung malam sunyi ku terbayang
Kasih pujaan hatiku
Darahku berdesir bergejolak
Aku mulai jatuh cinta
Tidurku tak nyenyak hati merindu
Wajahmu membayang
Bunga-bunga cinta mulai bersemi
Bernyanyi di dalam jiwaku
Ku ingin rasakan
Bahagia di hatiku
Mimpi-mimpi indah
Indah bersamamu
Jadi kenyataan hidup ini
Kita manusia
Sudah di tuliskan
Hidup berpasang-pasangan
=======================================
07. =Demi Dia=
Masa-masa remaja
Ada banyak cerita
Cita dan cinta
Menjalin kisah
Suka duka
Juga di saat-saat sekolah
Orang bilang saat yang terindah
Surat wangi menggoda
Dari kelas sebelah
Cowok idola rombongan kawan sekolah
Mengajak aku untuk berjumpa
Tetapi repotnya kok sekarang
Ya demi dia ku pilih bolos saja
Ya demi dia biar guru mengalah
Ini kan cuma sekali takkan terulang lagi
=======================================
08. =Di Dalam Sunyi=
Sunyi malam ini
Kusendiri dalam sepi
Hati mengembara dan mencari
Bayangmu
Ingin kudengarkan
Suara ketuk di pintuku
Dan membayang kau di situ
Dengan senyumanmu yang dulu
Engkau pergi takkan kembali
Hilang dalam amarah hatimu
Lukaku semakin dalam
Tak ada lagi air mata tersisa
Engkau pergi takkan kembali
Hilang dalam amarah hatimu
Lukaku semakin dalam
Air mataku tak tersisa
=======================================
09. =Semestinya=
Jangan simpan
Di dalam hatimu
Rasa sedih
Yang membuat
Mendung di wajahmu
Katakana apa
Yang telah terjadi
Daku baru kini ku mengerti
Lupakanlah
Biarkan saja dia pergi
Itu tanda dia tak sayang lagi
Semestinya
Sisakan sedikit cinta
Jangan kau berikan semua
Kepada kekasihmu
Menyesalpun kini tiada arti
Sudah jangan
Jangan putus asa
Dunia ini
Tak sesempit perasaanmu
Anggaplah derita sebagai cobaan
=======================================
10. =Cinta Putih=
Kesunyian malam ini
Terjaga aku dari sepi
Terbayang masa yang lalu
Masa hitam penuh noda
Luka derita berganti
Pahitnya perjalanan cintaku
Kini ku tak ingin lagi
Terulang seperti dulu
Yang lalu biarlah berlalu
Cinta hitam kini putih
Tak mungkin hitam kembali
Jangan kau harap kau
Ingin aku terlepas dari
Dari gengaman cintamu
Cukuplah sudah derita yang ku alami
Dari pertama bertemu
Tak kan pernah
Tak kan lepas
Aku ingin bersamamu
Sampai akhir nanti
=======================================

0 komentar:
Posting Komentar